June 05, 2009

Cerita Pendek ( CERPEN) Vol 3

Sama Gilanya

Suatu hari seorang pelancong berteduh di sebuah rumah penduduk karena hujan lebat. Ketika ia mengetuk rumah tersebut, ia temuai seorang pembantu di dalamnya. Tolong pak, izinkan aku masuk, aku seorang pendatang, katanya. Maaf pak. Saya tidak memiliki kuncinya. Kemudian pendatang itu mengeluarkan uang dan memasukkannya melalui celah bawah pintu. Tidak lama kemudian pintu itu terbuka dan ia mempersilakan orang tersebut masuk. Pendatang itu berkata, tolong pak ambilkan koper saya tinggal di luar. Baik, kata pembantu itu. Ketika ia berada di luar pendatang itu mengunci pintu dari dalam, Mengapa di kunci? Kuncinya hilang pak. Lalu pembantu itu memasukkan uang tadi dari bawah pintu itu. Sesaat kemudian pintu itu terbuka.

Batu di Tengah Jalan

Suatu hari di sebuah jalan ramai terletak sebuah batu besar yang menghalangi lalu lintas walaupun telah banyak orang yang jatuh dan kendaraan yang menjadi korban, namun tak seorang pun penduduk dari kanan dan kiri jalan itu yang peduli. Suatu senja seorang petani tua berjalan di tempat itu, melihat batu besar tersebut, ia mencoba membongkarnya dengan sekuat tenaganya dengan cangkulnya hingga batu itu bergerak ketepi jalan. Alangkah terkejutnya ketika ia menggeser batu itu di bawahnya ada peti yang didalamnya emas, pada peti itu tertulis” Untuk orang yang memindahkan batu ini”

No comments:

Post a Comment