June 14, 2009

Cerita Pendek ( CERPEN) Vol 13


Pak Harun Yang Pelit.

Musim durian telah tiba,Pak Harun mempunyai kebun durian yang luas ,menjelang panen duriannya dia membuat gubuk di kebunnya dan membuat lobang di gubuk itu untuk menyimpan buah durian yang runtuh. Memang durian terkenal dengan durian yang sangat enak dan harum,tetapi sayangnya Pak Harun sangat pelit .

Pada suatu hari Teddy melintas di kebunnya,dia menemui pak Harun untuk sekedar sebutir duriannya ,tapi Pak Harun berkilah dengan alasan duriannya masih buang busuk yang artinya buah yang sudah jatuh tapi belum mateng sempurna . Didin pernah menemui pak Harun yang sedang keliling kebun duriannya . ‘pak……ada durian?’,belum matang katanya .’ masih buang busuk .‘

Basri pergi menemui Pak Harun yang sedang menjinjing buah durian . ‘Pak….panen durian ya?’,belum matang’,katanya lagi,masih buang busuk ‘.

Heru dan Basri bertemu diperempatan jalan,mereka saling bercerita tentang pak Harun yang pelit.

Suatu malam,Tedi,Dindin dan Basri mau mengerjai Pak Harun,mereka berbagi tugas,Heru bertugas memancing perhatian sedang Dindin dan Basri bertugas mengawasi gerak Pak Harun . Heru berdiri dengan jarak 10 m dari pohon durian dan melemparkan kelapa kesalah satu pohon Pak Harun , dan Pak Harun bergerak menuju kelapa jatuh itu,sementara Pak Harun asyik mencari-cari benda yang jatuh tadi. Dindin dan Basri mengambil simpanan durian dari gubuk Pak Harun . Pak Harun gigit jari kembali dari pencarian duriannya .

No comments:

Post a Comment