August 06, 2009

Cerita Pendek ( CERPEN) Vol 39

Kijang dan Kancil

Pada suatu hari seekor kijang berjalan-jalan di tepi sungai, kijang itu memiliki tanduk yang cantik dan dia mengaguminya ketika bayangannya terpantul oleh air sungai yang jernih. Tiba-tiba seekor kancil muncul dan menghampirinya, ia berkata:” apa yang engkau lihat wahai kijang?” kijang itu berkata:” apakah tidak engkau perhatikan betapa cantiknya tandukku yang menghiasi kepalaku? Lihatlah! Apakah engkau tidak melihat kea air yang jernih ini?”.” Aku tidak perlu memiliki tanduk di kepala seperti engkau”. Kata kancil.” Mengapa?” Tanya kijang itu.” Karena tubuhku kecil, mana mungkin aku bisa membawa beban berat di kepalaku.” Jawabnya. Pada saat itu dari jauh terdengar teriakan pemburu segerombolan anjing bergegas datang dan menyerbu mereka.

Kancil dan kijang kabur untuk menyelamatkan diri sesampainya di sebuah lubang, kancil masuk dan bersembunyi, sedang kijang terjerat oleh akar-akar pohon pada tanduknya. Akhirnya kijang yang malang menjadi korban para anjing itu. Ternyata tidak selamanya apa yang kita banggakan memberi manfaat, sekali waktu dapat juga menjerumuskan kita

No comments:

Post a Comment