July 08, 2009

Cerita Pendek ( CERPEN) Vol 34

Anak Yang Malas

Kadar adalah seorang anak murid SD kelas 5. kedua orang tuanya sering menerima surat dari guru karena Kadar jarang masuk sekolah dan malas mengerjakan PR. Pak Wedi, sebagai guru kelas Kadar, adalah seorang guru yang tegas, bersuara serak-serak basah dan berkumis tebal. Ia menginginkan agar muridnya berdisiplin.

Suatu hari, Kadar membolos untuk menghindari PR. Ia pergi berjalan-jalan sesuka hatinya. Setelah berjalan selama 1 jam, tibalah ia dia di sebuah ladang. Ia melihat-lihat petani memanen padi. Seorang diantara mereka bertanya:” ngapain nak?”. Kadar terkejut mendengar suara itu seperti suara Pak Wedi. “ melihat-lihat pak”, jawabnya. Kemudian ia meneruskan langkahnya. Ia berlari kearah jalan yang di lalui kendaraan. Ia menaiki angkutan kota. Di AngKot itu ia lagi-lagi terkejut ketika ada seorang membawa tas dan berdasi rapi juga naik AngKot. Akhirnya ia tiba di kota, ia berjalan kian kemari di Mall. Dari jarak yang tidak begitu jauh ia melihat ada seorang yang bertubuh tegap dan berkumis. Lagi-lagi Kadar terkejut, sepertinya orang itu tampak mirip wajah Pak Wedi.

Waktu telah menunjukkan pkl 11.00 WIB. Ia pergi ke sebrang jalan dan mampir di sebuah kedai nasi. Dia memesan nasi dan minuman. Ketika ia sedang menikmati makanan yang dipesan tadi, ia mendengar suara serak-serak basah duduk disampingnya. Kembali Kadar terkejut. Akhirnya ia pulang naik angkot karena waktu sudah pkl 11.30 WIB, saatnya jam pelajaran usai dan waktunya pulang sekolah.

Setibanya di rumah, kedua orangtuanya tidak mencurigainya, karena ia pulang tepat waktu. Ia masuk kamar dan mengunci pintunya. Ia sangat lelah dan mulai menyadari bahwa membolos dari sekolah ternyata lebih menyiksa dari hadir di sekolah. Akhirnya ia bertekad mulai besok ia akan kembali bersekolah dan mematuhi guru dan orang tuanya.

Blog Advertising

No comments:

Post a Comment