June 27, 2009

Cerita Pendek ( CERPEN) Vol 26

Keluar Dari Ketakutan

Telah bertahun-tahun rumah tangga Pak Nardi dan ibu Nani tidak harmonis. Pasalnya ibu Nani adalah sosok wanita yang rewel dan cerewet. Sedang Pak Nardi adalah seorang yang sabar dan tenang. Pekerjaan Pak Nardi hanyalah sopir ambulan disuatu rumah sakit bersalin .

Bertubi-tubi cercaan dan hinaan telah diderita Pak Nardi. Apalagi ia sering telat pulang hingga larut malam. Dengan penghasilan yang Cuma pas-pasan dan dapat menyekolahkan dua orang anak yang masih SD, Pak Nardi hanya bisa bersyukur kepada Tuhan . Tetapi sebaliknya Ibu Nani, istrinya seorang yang gila harta. Ucapan seperti bodoh, loyon konyol, dan sebagainya adalah santapan rutin Pak Nardi .

Pada suatu malam, ketika Pak Nardi pulang malam, dia ditemui oleh seorang bertubuh besar dan berjubah warna putih. Tiba-tiba dia berkata; ‘Aku ingin menemaniku pulang.’ Tapi anehnya dia melangkah begitu cepatnya, sehingga Pak Nardi jauh tertinggal di belakangnya .

Sesampainya dirumah Pak Nardi, orang tersebut mengetuk pintu rumah Pak Nardi . Setelah Ibu Nani membuka pintu rumahnya, dia terperanjat melihat wajah orang ini seperti pocong. Ibu Nardi menjerit-jerit ketakutan dan kembali masuk kekamarnya.kemudian orang itu menghilang .

Pak Nardi mempercepat langkahnya. Dari kejauhan ia heran melihat pintu rumahnya terbuka lebar. Pak Nardi bergegas memasuki rumahnya dan memanggil istrinya yang tengah berbaring ketakutan di kamarnya; “Bu…Bu….teriak Pak Nardi memangil istrinya.” Perlahan Ibu Nardi membuka pintu dan menceritakan hal yang baru saja ia alami. Mendengar cerita Ibu Nani Pak Nardi berkata; “ Ibu mimpi kali”

Sejak peristiwa itu hingga seterusnya, Ibu Nani tidak mau mengeluarkan kata-kata penghinaan lagi kepada Pak Nardi.

Blog Advertising

3 comments: